Tatkala Perang Berkecamuk

Ketika perang Badar,Rasulullah berdiri menghiba kepada Allah dalam Doa.Beliau bermunajat dan beristighatsah kepada Yang Maha Kuasa,seraya mengucapkan:

” Ya Allah Tunaikanlah apa yang Telah Engkau janjikan kepadaku.Ya Allah,jika Engkau binasakan sekelompok umat ini,maka Enkau tidak akan lagi disembah diatas bumi.” (HR.Muslim,Abu Dawud,At-Turmudzi,dan Ahmad).

Rasulullah menangis,sampai sorban beliau terjatuh lantaran kuatnya doa,dan ketiak putih beliau pun sampai kelihatan,lantaran keberhibaan beliau dalam bermunajat.Abu Bakar pun datang menghampiri dan mengatakan,” Ringankanlah diri Anda,wahai Rasulullah,sebab Allah pasti menunaikan apa yang telah dijanjikanNya kepada Anda.”

Ketika perang Khandaq,disaat umat Islam dikepung dan mereka mengatakan,” Apakah yang harus kita lakukan,wahai Rasulullah,sementara kita sedang dikepung?” Maka Rasulullah pun menjawab,” Katakanlah,” Ya Allah,tutupilah aurat kami dan amankanlah kegelisahan kami.” (HR.Abu Dawud,An-Nasai,Ibnu Majah,dan Ahmad).

Para sahabat terus melantunkan doa ini,dan tidak lebih dari satu atau dua hari berlangsung,Allah pun melemparkan air panas dimuka orang-orang kafir.

Disini perlu dijelaskan bahwa Rasulullah dan para sahabat telah berusaha sesuai dengan Asbab-musabab (sebab-akibat).Mereka pun telah berusaha sepanjang kemampuan dengan menggunakan segala persiapan dan peralatan,selanjutnya mereka menggantungkan diri kepada Allah secara penuh secara berdoa dan berpulang kepadanya.Mereka sama sekali bukan orang-orang yang menyepelekan usaha karena menggantungkan diri.

Jadikanlah doa diatas sebagai doa kita untuk saudara-saudara kita di Palestina sebab mereka amat membutuhkan doa ini: ” Ya Allah,tutupilah aurat kami dan amankanlah kegelisahan kami!”

Baca Selengkapnya >>>>

Ditulis dalam BERANDA. Komentar Dinonaktifkan pada Tatkala Perang Berkecamuk
%d blogger menyukai ini: